Postingan

ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI), OTAK (AKAL PIKIRAN), DAN DIMENSI RUHANI

  ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) , OTAK (AKAL PIKIRAN) , DAN DIMENSI RUHANI   AI ( Articial Intelligence ) adalah seperangkat alat yang mampu memproses dan menyajikan data dalam waktu yang relatif singkat. Dengan data yang sudah tersedia sebelumnya dan dikreasikan oleh pembuatnya (kreator) AI hampir mampu menjawab setiap pertanyaan dengan jawaban yang kompleks. Fungsi AI dalam sektor pendidikan maupun sektor lainnya adalah untuk membantu dan mempermudah kerja manusia. Dengan bantuan AI pekerjaan manusia menjadi lebih efektif dan efisien.    Fungsi AI ( Articial Intelligence ) dalam membantu dan memudahkan pekerjaan manusia seperti halnya fungsi dan kedudukan otak (akal pikiran) manusia. Meski demikian AI tidak se-vital otak. Otak adalah organ yang sangat vital bagi manusia , otak adalah organ kompleks yang mengendalikan fungsi tubuh , pikiran , dan emosi. Otak adalah organ yang terdiri miliaran sel saraf yang saling terhubung. Bisa dikatakan otak adalah instrumen atau...

IKHTIBAR

  IKHTIBAR Telah banyak bencana yang mengundang kesedihan, empati, dan kepedulian sosial dalam realita dunia. Sebagian dari bencana itu membuat orang-orang ingat akan eksistensiNya. Mengingat, memohon dan meminta pertolonganNya. Telah banyak juga kebaikan dan kenikmatan yang diraih dan dinikmati, sebagian diantara mereka mensyukurinya dan sebagiannya lagi membuatnya lalai dan lupa akan eksistensiNya (mereka berkata semua ini adalah hasil jerih payahku). Mereka lupa diri ketika mendapatkan kenikmatan dan kebaikan dari Allah. Keakuan diri dan kealpaan kepadaNya menghinggapi diri. Manusia memang tempatnya lupa dan lalai, manusia tempatnya salah atau khilaf, tetapi menjadi kurang bermartabat ketika lupa dan lalai akan kehadiran dan kebaikanNya. Menjadi kurang bernilai ketika manusia lupa kembali ke jalanNya. Menjadi kurang bernilai ketika kita tidak meningkatkan ketaqwaan kepadaNya.  Maka bencana yang menimpa seharusnya menjadi tolok ukur atau ikhtibar bagi manusia untuk berbenah ...

Filosofif Kehidupan Dari Angka Nol (0)

Gambar
 Filosofi f Kehidupan Dari Angka Nol (0)   Angka 0 (nol) ditemukan oleh Al- Khawarizmi yang bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi. Beliau lahir di Kota Khawarizm Uzbekistan Tahun 780 M. Berdasarkan catatan sejarah, Al-Khawarizmi diperkirakan hidup di masa kepemimpinan Khalifah Al-Ma'mun pemimpin dinasti Abbasiyah 813 M - 833 M. Al-Khawarizmi dikenal sebagai bapak Al-Jabar. Penemuannya membawa peran penting dan memberikan kemudahan dalam ilmu hitung atau sistem bilangan dalam bidang matematika, misalnya dalam sistem perkalian setiap angka yang dikalikan dengan 0 akan berjumlah 0 (nol). Dalam ilmu pembagian setiap angka yang dibagi dengan 0 akan menjadi tak terdefinisi (tak terhingga). Maka lain halnya dengan angka atau bilangan yang dijumlahkan atau dikurangi dengan angka 0 (nol), maka hasilnya akan sama atau tidak berubah. Karena memiliki peran dalam sistim bilangan maka bisa dikatakan angka 0 memiliki kedudukan yang sama pentingnya dengan bilangan lain...